<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="23262">
<titleInfo>
<title><![CDATA[APLIKASI KONSORSIA MIKRO ORGANISME LOKAL (MOL) UNTUK USAHA TANI JAGUNG MANIS (Zea mays saccharata Sturt.) DENGAN PUPUK KANDANG KAMBING SEBAGAI PUPUK DASAR]]></title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Rio Arga Kusuma</namePart>
<role><roleTerm type="text">Pengarang</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes"><![CDATA[mixed material]]></typeOfResource>
<genre authority="marcgt"><![CDATA[bibliography]]></genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text"><![CDATA[JURUSAN PRODUKSI PERTANIAN]]></placeTerm></place>
<publisher><![CDATA[PRODUKSI TANAMAN HORTIKULTURA]]></publisher>
<dateIssued><![CDATA[2018]]></dateIssued>
<issuance><![CDATA[monographic]]></issuance>
<edition><![CDATA[Publish]]></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code"><![CDATA[en]]></languageTerm>
<languageTerm type="text"><![CDATA[English]]></languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd"><![CDATA[Text]]></form>
<extent><![CDATA[20cm]]></extent>
</physicalDescription>
<note>RINGKASAN
APLIKASI KONSORSIA MIKRO ORGANISME LOKAL (MOL) UNTUK USAHA TANI JAGUNG MANIS (Zea mays saccharata Sturt.) DENGAN PUPUK KANDANG KAMBING SEBAGAI PUPUK DASAR, Rio Arga Kusuma A31141561. 2017. 103 Hlm. Produksi Pertanian, Politeknik Negeri Jember. Dr.Ir. Edi Siswadi, MP (Dosen Pembimbing Utama). Ir.M. Zayin Sukri, MP (dosen Pembimbing Anggota).

Tanaman jagung manis (Zea mays saccharata Sturt.) merupakan komoditi palawija pangan yang baru di Indonesia dan layak dijadikan komoditas unggulan agrobisnis. Prospek pengembangan usaha tani jagung manis sangat cerah dalam meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan petani. Permintaan konsumen terhadap jagung manis terus meningkat antara lain dibuktikan oleh adanya peningkatan produksi jagung nasional.
Tujuan dari proyek usaha mandiri ini adalah untuk mengetahui pengaruh aplikasi konsorsia mikro organisme lokal (MOL) terhadap pertumbuhan dan produksi serta analisis kelayakan usaha taninya. Proyek Usaha Mandiri (PUM) dilaksanakan pada bulan Februari sampai April 2017 dengan luasan lahan 400 m2. Tempat pelaksanaan di lahan Politeknik Negeri Jember pada ketinggian tempat 89 m diatas permukaan laut (dpl), penelitian ini menggunakan uji-t. Budidaya ini dilakukan di lahan 400 m2, dengan cara membagi lahan menjadi dua bagian yaitu lahan pertama dengan luasan 200 m2 menggunakan perlakuan aplikasi konsorsia mikro organisme lokal (MOL) pada tanaman, dan lahan kedua dengan luasan lahan 200 m2 tanpa menggunakan perlakuan aplikasi konsorsia mikro organisme lokal (MOL), setiap perlakuan diambil 50  sampel dan dianalisis serta dihitung menggunakan uji-t, kemudian dilanjutkan dengan menggunakan analisis usaha tani. Pengamatan dilakukan terhadap tinggi tanaman persampel, jumlah daun tanaman persampel, panjang buah persampel, berat buah  persampel, kemanisan buah persampel, diameter buah persampel.
Hasil uji t menunjukkan bahwa jagung manis pada perlakuan aplikasi konsorsia mikro organisme lokal (MOL) berbeda sangat nyata terhadap tinggi tanaman 14 HST, berat tongkol persampel, kemanisan tongkol dan berbeda nyata terhadap tinggi tanaman 28 HST, jumlah daun tanaman 42 HST dan tidak berbeda nyata terhadap tinggi tanaman 42 HST, jumlah daun tanaman 14 HST, jumlah daun tanaman 28 HST, panjang tongkol dan diameter tongkol. Rata-rata hasil jagung manis varietas master sweet yaitu 21,1 ton/ha, sedangkan produksi jagung manis pada luasan lahan 200 m2 dengan perlakuan aplikasi konsorsia mikro organisme lokal (MOL) memiliki potensi hasil 8,1 ton/ha, sedangkan pada aplikasi tanpa konsorsia mikro organisme lokal (MOL) memiliki hasil 7,65 ton/ha. Produksi ini masih sangat rendah apabila dibandingkan dengan rata-rata hasil varietas master sweet, tetapi secara analisa Usaha Tani Jagung Manis yang ditanam dengan perlakuan aplikasi konsorsia mikro organisme lokal (MOL) pada tanaman diperoleh nilai R/C ratio 1,12 sedangkan perlakuan tanpa aplikasi konsorsia mikro organisme lokal (MOL) diperoleh nilai R/C ratio sebesar 1,10, oleh karena itu jagung manis yang ditanam dengan perlakuan aplikasi konsorsia mikro organisme lokal (MOL) pada tanaman dinyatakan layak diusahakan secara ekonomi.</note>
<subject authority=""><topic><![CDATA[PRODUKSI TANAMAN HORTIKULTURA]]></topic></subject>
<classification><![CDATA[]]></classification><identifier type="isbn"><![CDATA[20191211]]></identifier><location>
<physicalLocation><![CDATA[E-Library POLIJE Sistem Elektronik Tesis Dan Disertasi]]></physicalLocation>
<shelfLocator><![CDATA[]]></shelfLocator>
<holdingSimple>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1"><![CDATA[PTH-TA-2018-046]]></numerationAndChronology>
<sublocation><![CDATA[perpuspolije]]></sublocation>
<shelfLocator><![CDATA[PTH-TA-2018-046]]></shelfLocator>
</copyInformation>
</holdingSimple>
</location>
<slims:digitals>
<slims:digital_item id="8082" url="" path="/A31141561_LAPORAN LENGKAP.pdf" mimetype="application/pdf"><![CDATA[APLIKASI KONSORSIA MIKRO ORGANISME LOKAL (MOL) UNTUK USAHA TANI JAGUNG MANIS (Zea mays saccharata Sturt.) DENGAN PUPUK KANDANG KAMBING SEBAGAI PUPUK DASAR]]></slims:digital_item>
</slims:digitals><slims:image><![CDATA[A31141561_COVER.JPG.JPG]]></slims:image>
<recordInfo>
<recordIdentifier><![CDATA[23262]]></recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2019-12-11 09:24:17]]></recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2019-12-11 09:25:52]]></recordChangeDate>
<recordOrigin><![CDATA[machine generated]]></recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>